Beranda » News Letter » Kareba Mandat Edisi Ketiga
Jumat, 10 Desember 2010 - 02:11:06 WITA

Kareba Mandat Edisi Ketiga

Posted : Mardin
Dibaca: 2 kali

Demokrasi Buntu!!!
 
Ucapan tersebut meluncur deras dari bibir Subaik saat diminta kru News Letter Mandat untuk menggambarkan pelayanan publik pemerintahan desa Salemo. Demokrasi buntu, katanya singkat. Mungkin itu ungkapan frustasi, sikap pesimis dari salah seorang warga terhadap pelayanan yang diberikan pemerintah di mana dia berdomisili. Betapa tidak, menurut Subaik, program-program berbasis desa sangat sulit diakses oleh warga Salemo. Belum lagi tindakan-tindakan tidak demokratis terkadang diperoleh warga saat menyampaikan aspirasi. Gambaran tentang pelayanan publik di tingkat desa ternyata tak jauh berbeda dengan di level yang tertinggi di kabupaten Pangkep. Hal itu tergambar dengan jelas dalam artikel yang berjudul Rumitnya Pelayanan Birokrasi di Pangkep. Pelayanan terbaik yang harusnya diberikan kepada warga selalu terbentur oleh hal-hal yang sifatnya formal atau aturan-aturan yang sangat prosedural. Walhasil, pemegang kebijakan sulit untuk menerima dan mendengarkan keluhan dari masyarakat di tingkat bawah. Anehnya, beberapa peraturan yang telah dibuat pemda Kabupaten pangkep tidak berangkat dari realitas yang dialami masyarakat tetapi dari asumsi atau pertimbanganpertimbangan politis lembaga eksekutif atau legislatif. Yang terjadi kemudian adalah hak-hak warga terkebiri.
 

0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama
Website
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)