Beranda » Advokasi dan Pendidikan Rakyat » Pernyataan Sikap Hari Perdamaian Sedunia 21 September 2010
Senin, 20 September 2010 - 21:37:14 WITA

Pernyataan Sikap Hari Perdamaian Sedunia 21 September 2010

Posted : Ltf Latief
Dibaca: 2 kali

PERINGATAN HARI PERDAMAIAN SEDUNIA 21 SEPTEMBER 2010 Jaringan Interfaith Sulawesi (JIS) Hari ini tepatnya 21 September adalah Hari Perdamaian Sedunia. Melalui momentum ini Jaringan Interfaith Sulawesi (JIS) dengan merespon berbagai kondisi kerukunan hubungan antar umat beragama diIndonesia dan Sulawesi Selatan khususnya. Baru-baru ini, peristiwa menyakitkan dialami oleh saudara kita kalangan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Timur adalah sebuah peristiwa yang cukup memiriskan serta melukai tatanan pluralitas kehidupan bangsa kita, dan juga tindakan kekerasan tersebut menjadi indikator akan redupnya serta terancamnya tatanan kehidupan toleransi antar ummat beragama di Negara ini. Sikap intoleran yang dilakukan oleh sebahagian kalangan mayoritas terhadap kalangan minoritas nampaknya masih kuat dan sering terjadi, sehingga harapan kita akan terselengaranya kehidupan beragama dalam bingkai kerukunan antar ummat beragama tidak kunjung terwujud. Justru yang muncul adalah kecaman, kekerasan, ketakutan dan kesensaraan bagi kalangan minoritas, sebagaimana yang di alami oleh komunitas HKBP baru-baru ini. Nikmat Tuhan berupa perbedaan agama yang tercurah kebumi ini, sejatinya mampu menjadi perekat persaudaraan antar ummat beragama, namun dimata sebahagian kalangan nampaknya masih menjadi barang langka dan terkadang harus dibayar mahal dengan kucuran darah dan nyawa. Demikian juga jaminan kebebasan beragama, khusunya bagi kaum minoritas di Negara kita, hanya sebatas mimpin yang tidak terwujud. Toleransi sebagai syarat dan sekaligus sebagai pondasi kehidupan masyarakat majemuk (plural dan multikultur) seolah hanya menjadi wacana langit yang tidak membumi secara nyata dalam kehidupan ummat manusia, mala semuanya tergusur atas nama Tuhan, arogansi kelompok, dan ketidakdewasaan sebahagian kalangan mayoritas dalam megelolah pebedaan. Ironinya lagi, Negara yang diharapakan sebagai penegah dalam masalah ini, nampaknya acuh dalam menyikapai persoalan tersebut, sehingga diktum kebebasan beragama menjadi liar dan dipenuhi oleh nuangsa kekerasan. Disisi lain, ketidaktegasan Negara atau para penentu kebijakan dalam memberikan jaminan kebebasan beribadah kepada kalangan minoritas di Negara ini menjadi bukti nyata bahwasanya pemerintah acuh dalam mengakomodasi kalangan minoritas dan di perparah lagi dengan lemahnya atau tidak leluasanya hukum pendirian rumah-rumah ibadah bagi kelompok minoritas, hal ini dapat dibuktikan dengan ketidaktegasan pemerintah dalam melaksanakan UU No.11 tahun 2005 (mengenai hak-hak ekosob) Hal ini menjadi penting untuk kita sikapi bersama sebab hal ini dapat terkait dengan Konteks lokal kehidupan keberagamaan di SulSel, dan tentunya sangat disayangkan jika sekiranya hal tersebut terjadi diaderah kita, sebab apapun modelnya memperjuangkan aspirasi dengan mengatasnamakan kekerasan adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Maka melalui momentum Hari Perdamaian Sedunia 21 September 2010, Jaringan Interfaith Sulawesi (JIS) menyatakan sikap: 1. Usut tuntas tindakan kekerasan yang terjadi pada Jamaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Timur, Bekasi 2. Mengecam dan menolak pembakaran Al-qur’an 3. Cabut Peraturan Bersama 2 Menteri No.8 dan 9 tahun 2006, karena tidak tepat untuk membangun kerukunan antar umat beragama, jadi harus kembali ke konstitusi UUD 1945. Makassar, 21 September 2010 - JARINGAN INTERFAITH SULAWESI (JIS) : 1) Forum Dialog (Forlog) Antar Kita Sulawesi Selatan 2) Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulawesi Selatan 3) Justice, Peace, Integrity of Creation (JPIC-CICM) 4) Lembaga Strategis Pemberdayaan Rakyat (Gardan) Sulawesi Selatan 5) Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI) Regio Sulawesi Maluku 6) Yayasan Oase Intim 7) Badan Eksekutif Mahasiswa - Pecayanan Mahasiswa (BEM-PM) Sekolah Tinggi Teologi Indonesia Timur - STT Intim Makassar 8) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Makassar 9) Lakpesdam NU Sulawesi Selatan 10) Lembaga Kajian Pengembangan Masyarakat Pesantren (LKPMP) Makassar 11) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Makassar 12) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Makassar

0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama
Website
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)