INCLASS GERAKAN SOSIAL dan DEMOKRASI
Dibaca: 2 kali
Alwi Rahman, Drs. Abd. Latief, Azwan Achsa, dan juga Nurhadi Sirimorok mengantar peserta Sekolah Demokrasi Pangkep Angk. II untuk mengenal dan memahami secara mendalam terkait gerakan sosial, konsep, properti, sejarah dan pemetaan gerakan sosial dalam masa tertentu.
Inclass Gerakan Sosial (Gersos) sendiri adalah rangkaian kegiatan Sekolah Demokrasi Pangkep Angk.II. seyogianya kegiatan ini dilaksanakan di Pangkep, mengingat materinya yang padat dan membutuhkan keterampilan lebih, maka Inclass ini dirangkai dalam bentuk pelatihan selama Lima hari yang tempatnya di Makassar.
Dimulai hari Jum’at 08/07, dan berakhir hari Selasa 12/07. Bertempat di aula pelatihan BPMPDK Sulsel, Jl. Landak, Makassar. Selama lima hari tersebut peserta menerima materi dan berdiskusi, yang dipandu oleh dua fasilitator tetap sekolah demokrasi, Pahir Halim dan M. Nawir.
Di sela-sela lima hari tersebut peserta juga diminta untuk kunjungan lapangan. Kali ini peserta diminta untuk belajar dan menimba pengalaman ke SRMI dan Kampung Pisang, dua kelompok kaum miskin kota. Dari dua lokasi tersebut peserta menyampaikan kesalutan dan keiriannya terhadap perjuangan warga kaum pinggiran kota tersebut, atas segala perjuangan yang telah mereka lakukan untuk mensiasati dan menolak berbagai aksi tidak demokratis termasuk penggusuran terhadap tanah mereka.
Lebih miris, mereka iri pada Ibu-ibu yang umumnya sudah berumur di atas 40an, namun memiliki semangat perjuangan yang sangat luar biasa. Tak ayal beberapa dari peserta mengungkapkan ingin membentuk OR (organisasi rakyat) sebagaimana KPRM (Pendamping masyarakat Kampung Pisang), di Pangkep.
Sejak dari pagi sampai malam hari peserta berdiskusi aktif, sesekali mendapat masukan dan input dari fasilitator. Tak luput juga beberapa penyampaian dari penyelenggara terkait dengan kegiatan yang sedang berlangsung maupun yang akan dilaksanakan, termasuk juga adalah meminta beberapa tulisan peserta yang akan dimasukkan pada media sekolah demokrasi “Mandat”.
Kegiatan pamungkas sebelum peserta pulang ke Pangkep, yaitu pada Selasa siang 12/07, peserta diajak untuk diskusi kelompok terkait beberapa issu yang muncul dalam diskusi yang nantinya akan menjadi tindak lanjut dari pelatihan ini. Diantara issu tersebut yang akan ditindak lanjuti adalah, PNPM di Pangkep yang sarat masalah, khususnya di daerah pulau tempat tinggal salah seorang peserta (Aco). Kemudian terkait dengan CSR perusahaan BUMN di Pangkep, Cormape terkait dengan semakin maraknya perusakan sumber daya laut dan pesisir, dana BOS dalam aspek pendidikan di Pangkep, dana NICE dalam aspek kesehatan di Pangkep, dan juga Gapoktan di bidang pertanian.
Itulah enam issu yang menjadi RTL dalam kegiatan ini, yang kemudian akan menjadi fokus kegiatan enam kelompok peserta yang telah terbentuk, yang akan terus di kawal, saat mereka tiba di Pangkep. Jib
0 Komentar :
Isi Komentar :




Pengunjung hari ini : 33
Total pengunjung : 39936
Pengunjung Online: 0