Beranda » Wacana Demokrasi Pangkep » Workshop Perumusan Kurikulum Sumber Daya Alam Sekolah Demokrasi Pangkep Angkatan II 2011
Minggu, 12 Juni 2011 - 14:39:20 WITA

Workshop Perumusan Kurikulum Sumber Daya Alam Sekolah Demokrasi Pangkep Angkatan II 2011

Posted : Mardin
Dibaca: 2 kali

Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulawesi Selatan menggelar workshop perumusan kurikulum Sekolah Demokrasi Pangkep Angkatan II 2011 pada Rabu 23 Februari 2011, di Hotel Bumi Asih Makassar. Perumusan workshop kurikulum SDP II tahun agak berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun ini, Sekolah Demokrasi Pangkep (SDP) II memfokuskan pembelajaran pada pengelolaan sumber daya alam secara demokratis. Abd. Karim, Direktur Yayasan Lembaga advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulawesi Selatan yang ditemui Mandat pada dalam sesi diskusi di hari pertama workhsop ini menegaskan bahwa pembelajaran demokrasi dan sumber daya alam sangat penting diberikan pada peserta sekolah demokrasi Pangkep, mengingat Pangkep adalah daerah yang memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah. Tetapi sayangnya, terjadi ketidakadilan dalam pengelolaan sumber daya alam. Indikasinya, tidak semua masyarakat dapat mengakses sumber daya alam Pangkep yang sangat berlimpah.

Banyaknya perusahaan tambang juga tidak mampu memberikan kesejahteraan pada masyarakat. Justru sumber daya alam yang dieksploitasi perusahaan-perusahaan tambang itu semakin memiskinkan masyarakat. Belum lagi bencana kerap menjadi ancaman buat mereka. Bukan tidak mungkin masyarakat Pangkep di masa yang akan datang akan kesulitan mencari air bersih karena banyak kawasan karst yang menyimpan sumber air justru menjadi lokasi penambangan, baik oleh PT. Semen Tonasa atau perusahaan tambang marmer, batu putih atau penambang besi.

Oleh karena itu, tegas Abdul Karim, sangat penting memberikan pembelajaran Demokrasi dan Sumber Daya Alam pada peserta sekolah demokrasi Pangkep. Apalagi kurikulum ini telah didesain agar peserta mampu memahami konsep pengelolaan sumber daya alam yang demokratis, sekaligus mampu menerapkan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Workhsop ini berakhir hari Jum’at 25 Februari 2011 sekitar jam 15.00 Sore. Dengan fasilitator M. Nawir yang juga fasilitator tetap Sekolah Demokrasi Pangkep (SDP) II.

Selain dihadiri oleh Lima fasilitator tetap Sekolah Demokrasi Pangkep angkatan ke Dua, workshop ini juga diikuti oleh kurang lebih 35 peserta dari beberapa unsur. Beberapa di antaranya adalah alumni SDP Angkatan Pertama. Satu anggota DPRD Kab. Pangkep, satu utusan peserta dari Dinas Pertambangan Kab. Pangkep, selebihnya aktivis dan akademisi dari Makassar dan KKDJ (Komite Komunitas Demokrasi Jeneponto). Sebagai panelis dihadirkan akademisi dari Unhas, Prof. Laode Asrul, ada juga Aktivis NGO dari Pangkep, Hasanuddin Kuna dan salah satu narasumber lainnya adalah utusan Pemda Pangkep, Darmadi

Oleh : Saiful Mujib, M. Aris Akin



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama
Website
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)